7 Comments

ActionScript

Flash menyediakan sebuah bahasa scripting yang ampuh dan telah teruji dapat untuk menghasilkan aplikasi-aplikasi dari yang sederhana sampai dengan aplikasi yang rumit sekalipun. Bahasa scripting dalam flash disebut ActionScript, dengan ActionScript kita dapat mempermudah pembangunan suatu aplikasi atau sebuah animasi yang memakan banyak frame dan dengan menggunakan ActionScript, animasi pun dapat kita kontrol dengan ActionScript sehingga hanya mengunakan beberapa frame saja bahkan cuma satu frame juga bisa.

Anda jangan heran jika Anda melihat pembuatan suatu animasi cuma dengan menggunakan satu frame atau dua frame saja, karena itu pembuatannya dapat dikontrol dengan melalui ActionScript. Kita dapat mengontrol gerakan dari objek dengan menggunakan scripting rotasi pada ActionScript misalnya.

ActionScript juga dapat digunakan dalam pembuatan game di Flash, dengan keampuhan-nya, ActionScript mampu membuat game dari yang sederhana sampai yang rumit sekalipun. Flash yang ditunjang dengan ActionScript-nya juga mampu untuk membangun suatu aplikasi-aplikasi dari yang sederhana sampai yang rumit.


SEJARAH SINGKAT ACTIONSCRIPT

ActionScript 1.0 dirilis pertama kali pada Flash 5 yang merupakan pengembangan dari Action di Flash 4, dan masih digunakan hingga Flash Mx atau Flash 6.

Kemudian muncul ActionScript 2.0 yang dirilis pada Flash MX 2004 atau Flash 7, Flash 8, sampai Flash CS3 atau Flash 9. Sebagai generasi penerus ActionScript 1.0 dengan kelebihannya yang mempunyai kemampuan compile time checking, strict-typing pada variable, class-based syntax (yang sebelumnya adalah prototype base).

ActionScript 3.0 digunakan pada Flash CS3 atau Flash 9, Flex 2, Flex 3. ActionScript versi 3.0 ini berupa sebuah restrukturisasi fundamental dari model pemrograman sebelumnya. Penggunaannya yang luas terutama dalam pengembangan Rich Internet Application atau sering disebut RIA, dengan hadirnya Flex yang menawarkan hal serupa seperti AJAX, JavaFX, dan Microsoft Silverlight.


KOMPONEN BAHASA ACTIONSCRIPT

Sebuah bahasa pemrograman pasti mendefinisikan istilah, symbol dan aturan untuk penyusunan program. Disini akan dibahas beberapa komponen dalam bahasa ActionScript. Pembahasan pada beberapa komponen-komponen bahasa ActionScript yang akan diberikan dibawah ini tidak didasarkan pada pembagian sistematik, melainkan pada aspek-aspek yang nantinya akan sering dijumpai ketika kita merancang sebuah movie atau aplikasi dalam ActionScript di Flash.


KOMENTAR

Komentar adalah bagian program yang tidak akan diproses oleh compiler. Komentar dalam ActionScript Flash dapat ditulis dengan tanda // kemudian di lanjutkan dengan isi komentar.
Contoh:
// untuk mengkalkulasikan waktu


PENGENAL ( Identifier )

Pengenal dalam ActionScript bersifat case-sensitif yaitu antara huruf besar dan kecil dibedakan, berupa huruf, angka, underscore (_).
Penulisan huruf besar dan kecil pada ActionScript sangat dibedakan, misalnya Anda menulis variable dengan Waktu_sekarang, maka pada saat pemanggilan variable haruf ditulis sama dengan nama variable yang tadi yaitu Waktu_sekarang. Jika Anda memanggilnya dengan waktu_sekarang, maka tidak akan diproses dan akan muncul syntax error.


VARIABEL DAN KONSTANTA

Variabel dalam ActionScript adalah nama untuk sebuah lokasi penyimpanan, variabel harus dideklarasikan dengan menyebutkan nama dan tipe data dari informasi yang akan disimpan. Pendeklarasian variabel selalu diikuti suatu nilai variabel tersebut, baik nilai variabel berupa teks/string maupun angka. Apabila variabel tersebut belum mempunyai nilai, maka tidak perlu dideklarasikan.
Contoh:
var timming : Boolean = false;
Konstanta merupakan pengenal yang sama serupa dengan variabel, kecuali bahwa ia menyimpan nilai yang sama dan tidak berubah selama program berjalan. Compiler akan memberikan pesan kesalahan bila kita mencoba untuk mengubah nilai sebuah konstanta.


TIPE DATA ACTIONSCRIPT

Pada ActionScript mempunyai sejumlah tipe data yaitu tipe data string, integer, array, bolean, movie dll. Yang akan sering kita jumpai dalam buku ini adalah tipe data string, array dan integer.
Tipe data integer  berisi data semua bilangan bulat yang besar range-nya.
Tipe data array  data array disebut data bertingkat, artinya data yang mengandung beberapa data di dalamnya dan diindeks berdasarkan data numeric atau string.
Tipe data string  tipe data string di ActionScript biasanya digunakan untuk angka atau huruf.
Contoh:
var greeting_str:String = "Selamat datang, " + firstName;
Tipe data bolean  tipe data bolean terdiri dari dua nilai (value), yaitu nilai benar (true) dan nilai salah/tidak (false). Sebuah nilai bolean adalah salah satu bernilai salah atau benar. ActionsScript juga merubah sebuah nilai benar dan salah ke 1 dan 0 dengan tepat.
Contoh:
var my_lv:LoadVars = new LoadVars();
my_lv.onLoad = function(success:Boolean) {

Tipe data MovieClip  tipe data MovieClip merupakan tipe data untuk mengontrol symbol mivie clip dengan menggunakan method dari MovieClip Class.
Contoh:
function getMCWidth(target_mc:MovieClip):Number
{ return target_mc._width;
}trace(getMCWidth(my_mc));

Tipe data Null  tipe data Null terdiri dari nilai null(0).
Contoh:
if (Selection.getFocus() == null) {
trace("no selection"); }

Tipe data Number  tipe data Number akan dapat mewakili integer, bukan integer dan floating point number.
Contoh:
var bottles:Number = 0;
bottles = 10 + Math.floor(Math.random() * 7);
trace("There are " + bottles + " bottles");

Tipe data Object  tipe data objek memberi definisi kepada Objek Class.
Contoh:
var user:Object = new Object();
user.name = "Gapra";
user.age = 22;
user.phone = "555-1234";

Tipe data Undefined ¬ tipe data Undefined terdiri hanya satu nilai saja yaitu undefined.
Contoh:
if (init == undefined) {
trace("initializing app");
init = true;
}

Tipe data Void  tipe data Void terdiri hanya dari satu nilai yitu void.
Contoh:
function displayFromURL(url:String):Void {}


ACTIONSCRIPT PANEL

Untuk dapat membuat program scripting pada Flash, tentunya dibutuhkan ruang atau tempat untuk menulis kode-kode program atau source code dari ActionScript pada Flash. Untuk menulis kode program ActionScript dalam Flash telah disediakan ruang untuk membangunnya yaitu ActionScript Panel.

Untuk dapat menggunakannya tentunya hal yang pertama adalah bagaimana caranya untuk membuka Panel ActionScript. Langkah untuk membuka Panel ActionScript Adalah dengan cara pilih menu Window > Action atau dengan menekan tombol F9 pada keyboard untuk membuka Panel ActionScript, dimana nantinya yang akan digunakan untuk memnulis kode-kode program untuk mengontrol animasi atau untuk membuat sebuah aplikasi.


Setelah memilih Action, maka akan tampil lembar kerja untuk menuliskan kode program dari ActionScript seperti gambar berikut :

Anda dapat langsung menuliskan program-nya pada Panel Action pada bagian yang berwarna putih yang ditandai dengan angka perama 1. Anda juga dapat memulai dengan memilih menu-menu yang sudah disediakan oleh Flash untuk mempermudah dalam penulisan daftar program ActionScript, misalnya Anda memilih tombol + maka akan tampil pilihan seperti gambar berikut:


Atau Anda dapat langsung memilihnya pada bagian samping sebelah kiri lembar kerja ActionScript seperti gambar berikut :

Misalnya Anda dapat memilih pada Global Functions, terdapat beberapa fungsi-fungsi untuk mengontrol animasi atau fungsi-fungsi untuk memanggil variabel-variabel yang dibutuhkan. Terdapat banyak sekali pilihan pada menu ActionScript, disini tidak akan membahas satu per satu fungsi dari semua fasilitas yang sudah disediakan oleh Flash untuk mempermudah perancangan ActionScript.


ACTIONSCRIPT DASAR

Flash8 yang ditunjang oleh ActionScript-nya, dapat kita manfaatkan untuk membuat atau membangun sebuah aplikasi yang kita inginkan. Kita akan mempelajari ActionScript yang sering digunakan untuk membuat sebuah aplikasi atau untuk mengontrol jalannya animasi.

ActionScript bisa disebut juga dengan bahasa pemrograman pada Flash. Dengan ActionScript kita dapat membuat movie yang interactif sehingga penikmat atau pengguna dapat berinteraksi dengan movie tersebut, misalnya untuk mengontrol navigasi, memasukan informasi, menggerakan objek dengan keyboard, mengubah bentuk mouse, membuat menu, membuat game, kuis, poling dan lain-lain.

ActionScript dalam Flash dapat dibagi menjadi dua, yaitu :

Action Frame  Action yang diberikan pada frame.
Action Objek  Action yang diberikan pada objek, baik berupa tombol atau movieclip.

Berikut adalah ActionScript yang sering digunakan dalam mengontrol animasi ataupun membangun sebuah aplikasi.

fscommand(”command”,parameter)

Perintah tersebut digunakan untuk keperluan tertentu diluar aplikasi, seperti memperbesar ukuran layar, menghilangkan menu dan keluar dari aplikasi.

quit” digunakan untuk keluar dari aplikasi
allowscale” digunakan untuk mengeset apakah movie akan selalu dimunculkan atau ditampilkan dalam ukuran standarnya atau tidak.
fullscreen” digunakan untuk mengeset apakah movie yang akan ditampilkan secara satu layar penuh atau tidak.
showmenu” digunakan untuk menampilkan menu atau tidak.

Parameternya berisikan statement berikut :
true, berarti akan menjalankan statement command.
false, berati tidak akan menjalankan statement command.
Contoh:
fscommand (”fullscreen”, false);
fscommand (“showmenu”, false);

Perintah diatas berarti fungsi dari fullscreen adalah false atau fungsi untuk menampilkan layer penuh tidak dijalankan. Dan perintah untuk menampilkan menu juga tidak dijalankan berarti akan tampak aplikasi yang dibuat tidak terdapat menu-menunya.


Memberi komentar pada Action

Komentar pada Action digunakan untuk mempermudah kita dalam mengecek script. Semua kata yang dijadikan komentar tidak akan dijalankan oleh Flash. Bentuk umum dari komentar dalam Flash adalah berupa

// komentar.

Variabel

Pada setiap program dalam bahasa pemrograman apapun pada umumnya memiliki variabel. Variabel dalam ActionScript adalah nama untuk sebuah lokasi penyimpanan. Variabel harus dideklarasikan dengan menyebutkan nama dan tipe dari informasi yang akan disimpan. Selain itu, pada saat deklarasi, sebuah variabel dapat diinisiasi dengan diberikan nilai awal.

Contoh:
time = new Date();
var seconds = time.getSeconds()
var minutes = time.getMinutes()
var hours = time.getHours()

Contoh diatas menerangkan bahwa time akan memanggil tanggal sekarang.
var seconds adalah variabel dari detik dan time.getSeconds adalah fungsi untuk memanggil variabel dari seconds (detik) yang akan diproses dan ditampilkan sebagai detik waktu.
var minutes adalah variabel dari menit dan time.getMinutes adalah fungsi untuk memanggil variabel dari minutes (menit) yang akan diproses dan ditampilkan sebagai menit waktu.
var hours adalah variabel dari jam dan time.getHours adalah fungsi untuk memanggil variabel dari hours (jam) yang akan diproses dan ditampilkan sebagai jam waktu.

Penggunaan Kondisi

Pada setiap bahasa pemrograman pastilah semuanya mempunyai fungsi untuk menyatakan kondisi. Kondisi dalam ActionScript dapat dinyatakan dengan if atau dengan while.

Sebagai contoh :
if (hours12) {
hours = hours – 12;
}

Pada contoh Script kondisi diatas meneranhgkan bahwa jika jam lebih kecil dari 12, maka waktu dari am atau pm akan menampilkan AM.
dan jika tidak, maka akan menampilkan PM. Kemudian while adalah jika jam lebih besar dari 12 maka jam akan menampilkan jam kurang dari 12.

_root
_root sering kali digunakan dalam ActionScript Flash. Terdapat tiga bentuk dasar dari root yaitu : _root.action, _root.property/variable, dan _root.movieclip.

_root.action

Pada bentuk ini di belakang _root. diisi dengan ActionScript lain seperti gotoAndStop(); stop(); atau ActionScript yang lain. Bentuk ini sering digunakan untuk mengaktifkan frame utama. Misalnya pada movieclip dituliskan Action :
onClipEvent(Enterframe){
if (menit < 0) {
_root.gotoAndPlay(2);
}
}

Apabila perintah tersebut dijalankan, maka ketika variable menit dari suatu movieclip bernilai dibawah 0, frame utama yang aktif akan berpindah ke frame 2 yang ditandai pada Action dengan _root.gotoAndPlay(frame ke berapa);.

_root.variable / property

Pada bentuk ini di belakang _root. diisi dengan variabel seperti waktu dan sebagainya. Contoh :
onClipEvent(Enterframe){
if (_x > 100) {
_root.waktu += 10;
}
}

maka ketika koordinat x dari movieclip yang memiliki action tersebut bernilai lebih dari 100, maka variabel waktu akan ditambah 10.

_root.movieclip

Biasanya bentuk tersebut digabung dengan bentuk 1 dan 2, yaitu menjadi _root.movieclip.action dan _root.movieclip.variable.

_root.instance movieclip.variable

Bentuk tersebut pada umunya digunakan untuk memanggil variabel yang sudah diset dari movieclip lain. Bentuk umum dari script tersebut adalah :
_root.INSTANCE NAME dari movieclip yang akan dipanggil variabelnya. Instance Name dapat dimasukan dengan mengklik movieclip. Buka panel Properties dan ketikan pada kolom Instance Name.

onClipEvent( event ){}

OnClipEvent adalah suatu script yang digunakan suatu movieclip untuk melaksanakan beberapa perintah lain dalam suatu blok event. Bentuk umum dari onClipEvent adalah :
onClipEvent ( event ) {
Statement (s)
}

Parameter Event dapat berisi :
load, perintah akan dijalankan ketika pertama kali movieclip di-load oleh timeline.
unload, perintah akan dijalankan ketika suatu movieclip di-remove dari timeline.
enterFrame, perintah akan dijalankan terus menerus sepanjang frame yang aktif.
mouseMove, perintah akan dijalankan ketika mouse digerakan.
mouseDown, perintah akan dijalankan ketika mouse ditekan.
mouseUp, perintah akan dijalankan ketika mouse dilepas.
keyDown, perintah akan dijalankan ketika mendeteksi adanya tombol yang ditekan dengan menggunakan action Key.getCode.
keyUp, perintah akan dijalankan ketika mendeteksi adanya tombol yang dilepaskan dengan menggunakan action Key.getCode.

Terima kasih dan semoga bermanfaat.

Regards,
Gapra – Belajar ActionScript Flash

7 comments on “ActionScript

  1. akhirnya q menemukan apa yang selama ini aq cari. q butuh sekali belajar action script. Terima Kasih mas artikelnya

  2. salam…adobe flash cs5 l sy tiada action script.ada jalan lain kena nkbuat .mcm tmbah je action script .

  3. ini bisa buat macromedia flash 8 maaf kalo kebanyakan

  4. mau nanya nih kalau pas menampilkan gambar yang akan di load muncul undefined kenapa ya ? tolong dong pencerahannya

  5. mas kalo codding script pada adobe flash cs5 bisa di pake ga di adobe flash cs3 ??

  6. Mas code as 2 bisa di mix dengan as 3 nggak ?

  7. sangat membantu thanks ya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: